Prodi Seni Budaya Buddha STIAB Smaratungga Gelar UAS Berupa Pagelaran Pentas Seni

Prodi Seni Budaya Buddha STIAB Smaratungga Gelar UAS Berupa Pagelaran Pentas Seni

Administrator | 28 Januari 2026

Boyolali - Program Studi Seni Budaya Buddha STIAB Smaratungga yang baru beroperasi pada tahun 2025 menyelenggarakan Ujian Akhir Semester (UAS) dalam bentuk pagelaran pentas seni pada Jumat (23/1/2026) pukul 13.00-16.00 WIB di Ruang Auditorium STIAB Smaratungga. Tidak terasa, prodi yang masih berusia satu semester ini telah menunjukkan pencapaian luar biasa melalui penampilan Tari, Pedalangan, dan Karawitan dari para mahasiswanya.

Berbeda dengan ujian konvensional, UAS Program Studi Seni Budaya Buddha dilaksanakan dalam bentuk pagelaran pentas seni yang menampilkan seluruh kompetensi yang telah dipelajari mahasiswa selama satu semester. Format penilaian berbasis performa ini memungkinkan mahasiswa untuk mendemonstrasikan keterampilan mereka secara langsung dalam tari, pedalangan, dan karawitan di hadapan dosen penguji dan penonton.

Pentas seni UAS ini langsung dinilai oleh Ketua Program Studi, Ki Eko Prasetyo, M.Sn., bersama para dosen Seni dan Budaya. Penilaian dilakukan secara komprehensif, mencakup aspek teknik, penghayatan, kekompakan, dan pemahaman filosofis dari setiap pertunjukan yang ditampilkan.

Acara dibuka dengan doa bersama yang dipimpin oleh Sukisno, dosen mata kuliah Pendidikan Keagamaan Buddha (PKB) S1. Pembukaan dengan doa ini menjadi pengingat bahwa seni tidak terpisahkan dari spiritualitas, dan setiap pertunjukan seni merupakan bentuk praktik dhamma yang memerlukan kesadaran penuh dan niat yang benar.

IMG_4840.JPG

Kehadiran dosen PKB dalam acara seni budaya juga menunjukkan integrasi yang harmonis antara pendidikan agama Buddha dan pendidikan seni, sebuah karakteristik khas STIAB Smaratungga dalam mendidik mahasiswa secara holistik.

Pagelaran ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa Prodi Seni Budaya Buddha, tetapi juga disaksikan oleh mahasiswa dari program studi lain di STIAB Smaratungga. Antusiasme mahasiswa lintas prodi menunjukkan apresiasi tinggi terhadap seni budaya tradisional dan kebanggaan atas pencapaian teman-teman mereka di prodi yang masih sangat muda ini.

Ruang Auditorium STIAB Smaratungga dipenuhi penonton yang memberikan dukungan moral kepada para mahasiswa yang tampil. Suasana penuh semangat dan haru tercipta ketika mahasiswa yang baru belajar selama satu semester mampu menampilkan pertunjukan dengan kualitas yang memukau.

Untuk memperluas akses dan memberikan kesempatan kepada masyarakat luas menyaksikan pencapaian mahasiswa, pagelaran UAS ini disiarkan langsung melalui channel STIAB Smaratungga TV di YouTube. Live streaming dapat diakses melalui link: https://www.youtube.com/live/o5SWbM6WdOI?si=VuLWurmLvdHNpjgN

Keputusan untuk melakukan live streaming menunjukkan transparansi dan keterbukaan STIAB Smaratungga dalam mempertanggungjawabkan kualitas pendidikan yang diberikan. Selain itu, dokumentasi digital ini juga menjadi arsip berharga yang dapat digunakan untuk evaluasi dan pengembangan pembelajaran di masa mendatang.

IMG_4877.JPG

Kemampuan mahasiswa untuk tampil dalam pagelaran pentas seni setelah belajar hanya satu semester merupakan pencapaian yang luar biasa. Hal ini menunjukkan efektivitas metode pembelajaran berbasis praktik intensif yang diterapkan oleh Program Studi Seni Budaya Buddha.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, prodi ini selalu melakukan praktik setiap saat untuk menggali keahlian mahasiswa dan terus memperdalam pengetahuan di bidang seni pertunjukan. Dedikasi mahasiswa dalam berlatih secara terus menerus, didukung oleh bimbingan intensif dari dosen yang merupakan praktisi seni berpengalaman, telah membuahkan hasil yang membanggakan.

Tim dosen yang terdiri dari Ki Eko Prasetyo, M.Sn. sebagai Ketua Program Studi dan para dosen Seni Budaya lainnya melakukan penilaian secara cermat terhadap setiap penampilan mahasiswa. Aspek yang dinilai tidak hanya mencakup keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman filosofis, penghayatan karakter, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok.

Format UAS berbentuk pagelaran ini memberikan gambaran autentik tentang kompetensi mahasiswa yang tidak dapat diperoleh melalui ujian tertulis konvensional. Para dosen dapat melihat langsung bagaimana mahasiswa mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari dalam konteks pertunjukan yang sesungguhnya.

Pagelaran ini juga menjadi bukti nyata kontribusi STIAB Smaratungga dalam pelestarian seni budaya tradisional Indonesia, khususnya tari, pedalangan, dan karawitan. Dengan mendidik generasi muda untuk menguasai dan mencintai seni tradisional, institusi turut menjaga keberlangsungan warisan budaya yang bernilai tinggi.

IMG_4838.JPG

Integrasi nilai-nilai Buddhism dalam pembelajaran seni budaya juga memberikan dimensi spiritual yang mendalam. Mahasiswa tidak hanya belajar teknik seni, tetapi juga memahami makna filosofis di balik setiap gerakan tari, setiap adegan wayang, dan setiap nada gamelan.

Keberhasilan pelaksanaan UAS dalam bentuk pagelaran pentas seni ini memberikan optimisme besar terhadap masa depan Program Studi Seni Budaya Buddha. Jika dalam satu semester mahasiswa sudah mampu menampilkan pertunjukan berkualitas, dapat dibayangkan pencapaian yang akan diraih di semester-semester berikutnya.

STIAB Smaratungga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan prodi ini dengan menyediakan fasilitas, tenaga pengajar berkualitas, dan kesempatan untuk tampil dalam berbagai acara. Prodi Seni Budaya Buddha diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pendidikan seni tradisional yang berbasis nilai-nilai Buddhism di Indonesia.

Para mahasiswa yang telah menunjukkan keberanian, dedikasi, dan kemampuan luar biasa dalam UAS ini diharapkan dapat terus mengasah keterampilan mereka dan menjadi pelestari serta pengembang seni budaya tradisional yang kompeten dan berintegritas.

Bagi yang belum sempat menyaksikan langsung, rekaman pagelaran UAS dapat diakses kembali melalui channel STIAB Smaratungga TV di YouTube sebagai dokumentasi pencapaian bersejarah Program Studi Seni Budaya Buddha dalam semester pertama perjalanannya.


Tim Redaksi STIAB Smaratungga